Rabu, 09 Agustus 2023

"Teknik Dan Trik Dalam Pemasaran Buku."

 




Resume ke 20
Gelombang 29
Tanggal ,Rabu 9 Agustus 2023
Tema : Pemasaran Buku 
Narasumber : Agus Subardana, S.E.M.M
Moderator : Helwiyah,S.Pd.M.M

Pada malam ini narasumber akan membahas berbagai teknik dan trik yang dapat digunakan untuk mempromosikan dan memasarkan buku dengan lebih efektif. Dalam era digital dan persaingan yang semakin ketat, Pemasaran Buku menjadi hal yang tak terpisahkan dari proses penerbitan. Dengan menerapkan strategi yang tepat, kita dapat menghubungkan karya dengan pembaca yang tepat, membangunkan buzz sebelum peluncuran, dan menciptakan hubungan yang berkelanjutan dengan audience. Dari pemasaran melalui media sosial hingga kolaborasi dengan influencer, dari program pemesanan hingga penggunaan kampanye crowdfounding

Pertemuan malam ini semakin seru dan bersemangat, Dengan Narasumber yang sudah di nanti oleh peserta pelatihan menulis, yaitu Bapak Agus Subardana,S.E.M.M dan Moderator yang sangat terkenal di KBMN PGRI, asuhan Om Jay. Ibu Helwiyah, S.Pd.M.M. telah menuntun kita untuk terus belajar dan memahami tentang penulisan.

Mari jelajahi beragam cara untuk meningkatkan Jangkauan yang gampang buku anda di pasaran yang dinamis dalam paparan narasumber malam ini.kita akan menemukan pandangan dalam tentang strategi pemasaran yang telah terbukti sukses serta wawasan tentang bagaimana mengadaptasi pendekatan tersebut sesuai dengan tujuan dan kepribadian karya kita sendiri dengan memahami teknik dan trik Pemasaran Buku Anda akan memiliki landasan yang kuat dan membuat karya kita dikenal oleh dunia dan meraih keberhasilan Dalam industri yang semakin berkembang. 

Pahami beberapa teknik dan trik Pemasaran Buku yang dapat membantu anda 

Penetapan Target Pasar yang Jelas

 Identifikasi siapa merupakan audien target buku Anda ini akan membantu Anda mengarahkan usaha permasalahan dengan lebih efektif 

Masalah melalui media sosial

Gunakan platform media sosial seperti Instagram, Facebook, dan Twitter untuk berbagi konten terkait buku, seperti kutipan menarik, gambar dan ulasan.

Blogging dan konten gratis 

Tulis artikel blog yang relevan dengan topik buku kita atau topik yang menarik bagi audience target ini dapat membantu membangun otoritas dan menarik perhatian paling baca potensial.

Kolaborasi Dengan Influencer

Carilah influencer di industri buku atau topik terkait yang dapat membantu mempromosikan buku kita kepada pengikut mereka.

Layanan ulasan buku

Kirimkan salinan buku kepada para pemberi ulasan buku di blog atau situs web yang populer. Ulasan positif dapat membantu meningkatkan kepercayaan dan pembaca.

Pertunjukan dan Acara Buku

Ikuti pameran buku festival sastra atau acara terkait buku untuk memperoleh jaringan dan menjangkau pembaca potensial

Program pra pemesanan 

Tawarkan diskon atau bonus khusus kepada mereka yang memutuskan untuk membeli buku kita sebelum tanggal rilis resmi.

Lomba Dan  giveaway

Selenggarakan kontes atau giveaway di media sosial atau situs web kita untuk menarik perhatian dan meningkatkan interaksi dengan audience

Pemasaran Email

Kumpulkan langganan email dari pembaca dan kirimkan update perkara tentang buku ,diskon, dan acara mendatang.

Berpikir Global

Jika memungkinkan pertimbangkan untuk menerbitkan buku dalam beberapa bahasa atau menargetkan pasar internasional.

Kampanye Crowdfunding

Jika anda mempertimbangkan cara alternatif untuk mendanai dan mempromosikan buku, kampanye crowd funding bisa menjadi pilihan.

Mengoptimalkan  Situs Web Penulis.

Pastikan situs web kita memiliki informasi lengkap tentang buku, ulasan, kutipan dan cara pembelian.

Ingatlah bahwa konsistensi dan kreativitas penting dalam pemasaranku setiap buku menurut pasal yang unik jadi penting untuk menyuarakan strategi pemasaran dengan karakteristik buku kita dan audiens targetnya.

Dengan pengetahuan yang kita peroleh dari pelatihan menulis malam ini tentang teknik dan trik Pemasaran Buku kita telah dibekali dengan alat yang kuat untuk membawa karya tulis kita menuju kesuksesan. Ingatlah bahwa Pemasaran Buku adalah perjalanan yang berkelanjutan, dan setiap langkah yang kita ambil dalam membuat perbedaan besar dalam meraih perhatian dan penghargaan dari pembaca. Teruslah eksplorasi, terus belajar, dan teruslah berinovasi dalam upaya kita untuk membangun jaringan yang luas dan mendapatkan Tempat khusus di hati para pembaca. Semoga Kuliah menlis onlne malam ini akan menjadi pilar yang kokoh dalam perjalanan menulis dan Pemasaran Buku kita ke depan selamat mencipta mempromosikan dan menginspirasi melalui kata-kata .

“SALAM LITERASI.”




" Menggali Keindahan Dan Ekspresi Melalui Puisi."

 


Resume ke :17
Gelombang 29
Tanggal :Rabu, 2 Agustus 2023
Tema : Menulis Puisi
Narasumber : Dr.Hj.E.Hasanah,M.Pd
Moderator : Sim Chung Wei ,SP

    Puisi seperti sinar matahari yang meresap ke dalam hutan yang rimbun memiliki kemampuan untuk menerangi dan memahami kompleksitas perasaan pikiran dan realitas manusia ini adalah bentuk seni tertulis yang memadukan kata-kata dengan ritme suara dan makna yang mendalam. Mari menjelajahi dunia menulis puisi Bagaimana memulainya dan mengapa puisi tetap menjadi sarana ekspresi yang sangat berharga


Alhamdulillah sudah pertemuan ke 17 , tema malam ini adalah menulis Puisi, dengan Narasumber kita Ibu Dr.Hj.E.Hasanah,M.Pd serta Moderator yang hamble Bapak Sim Chung Wei,SP.

“Puisi adalah seni merangkai kata-kata dengan ritme dan emosi menciptakan Harmoni Yang menghancurkan pembaca ke dalam perasaan yang mendalam. Dalam sesi ini kita akan menjelajahi teknik-teknik kreatif, menggali rasa dan merangkai kata, demi kata untuk menciptakan karya puisi yang memikat, dan menginspirasi Bersiaplah untuk meresapi esensi kata dan menemukan keindahan dalam setiap bait.”Nah apa saja sih yang kita harus pahami dalam menulis Puisi?


Puisi Bahasa jiwa dan imajinasi

Puisi ada acara unik bagi manusia untuk merangkai kata-kata menjadi bentuk yang lebih dari sekedar kalimat dengan gaya bahasa ritme dan pengejaan yang tepat puisi menggugah imajinasi pembaca dan menciptakan Citra yang memikat ia mengajak kita untuk melihat dunia dari sudut pandang baru dan menggali perasaan yang tersembunyi.


Mengungkapkan emosi yang mendalam

Puisi adalah tempat di mana emosi manusia dapat terungkap dengan cara yang mendalam dan intim dari kegembiraan hingga kesedihan kecintaan hingga kehilangan puisi mungkin ke penulis untuk merangkai kata-kata menjadi aliran perasaan yang mengalir ini adalah pelampiasan batin yang membebaskan dan terapeutik baik untuk penulis dan pembaca.


Kata-kata sebagai catatan musikal

 ritme dan aliran kata-kata dalam puisi memberikan suara yang unik seolah-olah setiap kata adalah catatan dalam sebuah komposisi musik yang mengalir dengan irama Pengulangan bunyi rima dan pengaturan kata-kata semuanya menghasilkan nada khusus yang membentuk karakter puisi itu sendiri.


Membangun citra dan metafora

Puisi seringkali digunakan untuk menggambarkan dunia dengan cara yang unik dan indah penggunaan metafora dan simbolis simbolisme membuat membantu menciptakan Citra yang kuat Bisanya menggambarkan matahari terbenam sebagai perahu emas yang terapung di lautan langit memberikan Citra visual yang kaya dan bermakna.


Mengenali bentuk dan gaya puisi

Dunia puisi memiliki beragam bentuk dan gaya mulai dari Soneta klasik hingga puisi bebas yang eksperimental memilih bentuk dan gaya yang sesuai dengan pesan dan emosi yang ingin diungkapkan adalah bagian penting dari penulis puisi bermain dengan ritme dan struktur juga bisa memberikan dimensi baru pada kata-kata 


Proses kreatif menemukan inspirasi

Inspirasi untuk menulis puisi bisa datang dari mana saja alam peristiwa sehari-hari pengalaman pribadi atau bahkan impian observasi yang cermat terhadap dunia sekitar Anda dan refleksi mendalam terhadap perasaan internal dapat menjadi sumber tak terbatas untuk ide-ide puisi.


Edit dan revisi

Puisi seperti bentuk seni lainnya melibatkan proses edit dan revisi yang mendalam setelah  menuliskan puisi pertama ambil waktu untuk merevisi dan memolesnya pilih kata ritme dan makna dapat diperbaiki dan dipoles untuk mencapai efek yang diinginkan.


Menulis puisi adalah perjalanan eksplorasi diri dari dunia di sekitar kita melalui kata-kata yang indah dan bermakna dari ekspresi emosi yang mendalam hingga cita-cita yang mempesona puisi memberikan kebebasan bagi penulis untuk menciptakan sesuatu yang unik dan penuh makna jika anda ingin merangkai kata-kata menjadi aliran yang mengalir Puisi adalah sarana seni yang mempesona dan menggugah.

“ Dalam hentakan-hentakan  kata, Puisi menjelma sebagai alat ekspresi yang penuh warna, kekuatan untuk menggambarkan perasaan, menyampaikan pemikiran, dan menghidupkan imaji menjadikan puisi sebagai bentuk seni yang abadi. Melalui ritme dan rima puisi mengajak pembaca merenung, merasakan, dan memahami lebih dalam. Setiap Puisi adalah jendela menuju dunia batin penulis, dan pada saat yang sama, merupakan cermin bagi pengamal lama pengalaman manusia itu sendiri. Mari terus menjaga keindahan dan keberagaman puisi, sehingga pesan-pesan tersembunyi dan emosi yang terlukis tetap Hadir di antara kita. Dalam setiap bait kita menemukan potret Kehidupan yang tak ternilai harganya.”


    Alhamdulillah 2 jam telah berlalu , karena keindahan syair dalam puisi tak terasa, waktu semakin larut, semoga dalam kuliah menulis online ini memberi api bagi para peserta sehingga dapat menyulutkan semangat untuk tetap komitmen dalam menulis.

"SALAM LITERASI,"


"Bagaimana Menulis Buku Cerita Digital."

 


Resume : Ke 16
Gelombang : 29
Tanggal : Senin ,31 Juli 2023
Tema : Menulis Buku Cerita Digital
Narasumber Nur Dwi Yanti,M.Pd
Moderator : Raliyanti, 


“Dalam era digital yang terus berkembang, menulis buku cerita tidak lagi terbatas pada kertas dan tinta. Saat ini, Kemampuan untuk menciptakan buku cerita digital telah membuka pintu menuju kreativitas Tanpa Batas. Melalui tulisan ini, kita akan menjelajahi proses menarik dalam menulis buku cerita digital. serta menggali berbagai aspek unik yang perlu dipertimbangkan Mari kita selami dunia menarik dari kata-kata yang hidup dalam bentuk digital menciptakan pengalaman baru yang memikat para pembaca modern.”

Pertemuan Kelas Belajar Menulis Nusantara malam ini agak sedikit berbeda karena malam -malam sebelumnya hanya kuliah online daring menggunakan whatsapp group, Kali ini semua peserta bisa menatap wajah peserta lain menggunakan ZOOM meeting,Narasumber kita malam ini adalah Nur Dwi Yanti,M.Pd yang sudah tidak asing lagi di kalangan para penulis nusantara, selain team solid dari Om Jay, beliau juga penulis yang komitmen,belia di dampingi oleh moderator yaitu Ibu Raliyanti.ternyata banyak hal yang memudahkan kita untuk menulis buku cerita secara digital, aplikasi-aplikasi teknologi bisa membantu kita dalam hal menulis buku cerita.sekarang apakah kita masih beralasan untuk menulis? mari kita perhatikan apa saja langkah -langkah menulis  buku cerita digital.


1.Pilih format buku cerita pertama 

Tentukan format buku cerita digital yang ingin kita buat, apakah itu akan menjadi buku cerita bergambar Novel Digital buku interaktif atau jenis lainnya. 

2 .tulis cerita Anda Buatlah tulisan Cerita

Dengan menggunakan aplikasi pengolah kata atau software, penulisan lainnya pastikan cerita kita menarik memiliki alur yang baik dan sesuai target audience yang kita inginkan 

3. desain dan ilustrasi 

jika kita membuat buku cerita bergambar, pertimbangkan untuk membuat atau menyewa ilustrator untuk menghadirkan gambar yang sesuai dengan cerita kita, Pastikan gambar-gambar tersebut dalam format digital dan memiliki resolusi yang cukup baik .

4. gunakan alat pengeditan dan pembuatan buku digital

 Ada banyak alat dan aplikasi yang dapat membantu kita membuat buku cerita digital seperti Adobe indesign celabre atau canva pilihlah yang sesuai dengan kebutuhan .

5. Atur tata letak dan desain 

Tata letak cerita kita, di halaman buku dengan rapi tambahkan ilustrasi dan sesuaikan font dan gaya teks agar sesuai dengan tema cerita. 

6 konversi ke format digital 

setelah selesai merancang buku cerita kita konversikan dokumen ke format digital yang sesuai seperti PDF atau e-book agar bisa dibaca berbagai perangkat elektronik .

7. uji coba dan revisi 

Sebelum menerbitkan buku cerita digital secara resmi uji buku kita di berbagai perangkat untuk memastikan tampilannya sesuai dengan harapan jika ada perbaikan yang perlu dilakukan revisi cerita atau desain sebelumnya 

8. publikasikan buku cerita 

Setelah puas dengan hasilnya kita dapat mempublikasikan buku cerita digital kita jika ingin dijual , bisa menggunakan platform e-book atau toko daring jika hanya ingin dibagikan secara gratiskita bisa membagikan file digitalnya melalui situs web atau media sosial Semoga langkah-langkah di atas membantu anda dalam membuat buku cerita digital yang menarik dan kreatif.


    Seiring dengan perkembangan teknologi menulis buku cerita digital telah menjadi sebuah perjalanan menarik yang membawa kita ke dalam dunia baru. Kini, kita tidak hanya memiliki tingkat tak atas sebagai medium, tetapi juga gambar, suara, dan interaksi yang mendalam. Dengan memanfaatkan berbagai alat dan platform digital, kita dapat menghidupkan imajinasi dan menghubungkan dengan pembaca, secara lebih personal. Penting untuk terus mengasah ,keterampilan menulis ini sambil tetap terbuka terhadap inovasi teknologi yang terus berkembang.

    Dalam akhirnya buku cerita digital adalah bukti bahwa daya cipta dan kata-kata memiliki kekuatan yang tak terbatas dan menjelajahi batas-batas krativitas.

"SALAM LITERASI," 











Langkah Sistematis dalam Menyusun Buku yang Memikat Pembaca"


Resume ke 15
Gelombang 29
Tanggal 28 Juli 2023
Tema : Langkah menyusun buku scara sistematis
Narasumber Yulius Roma Patandean,S.Pd
Moderator : Purbaniasita Kusumaning Sedyo,S.Pd

    Menulis sebuah buku adalah perjalanan kreatif yang menggembirakan bagi banyak penulis membawa gagasan dari pikiran ke halaman-halaman buku adalah pencapaian luar biasa namun proses ini juga dapat menjadi tantangan yang menakutkan terutama jika tidak memiliki pendekatan yang sistematis artikel ini akan mengungkapkan rahasia sukses tentang Bagaimana menyusun buku secara sistematis Pertemuan malam ini akan mengungkapkan rahasia sukses tentang Bagaimana menyusun buku secara sistematis sehingga karya anda akan mengangkat hati dan pikiran para pembaca.

    Resume ke 15 ini merupakan ujian para penulis KBMN untuk tetap bisa bertahan mengikuti pelatihan menulis, mengapa? karena di tengah kesibukan tahun ajaran baru di sekolah menambah tugas -tugas baru yang tak dapat di tinggalkan. malam ini kita di bimbing oleh narasumber yang sangat berpengalaman dalam hal menulis yaitu Bapak Yulius Roma Patandean S.Pd. dan moderator Ibu Purniasita Kusumaning Sedyo,S.Pd . Paparan yang sangat menarik tentang menulis yang sistematis akan di jelaskan oleh Narasumber. Dalam menulis ternyata masih banyak yang perlu kita ketahui yaitu:

Menentukan tujuan dan target pembaca

setiap buku memiliki tujuan tertentu yang ingin dicapai oleh penulisnya mulailah dengan mengidentifikasi tujuan utama anda dalam menulis buku ini Apakah anda ingin memberikan pengetahuan menginspirasi atau menceritakan kisah Selain itu kenali juga siapa target pembaca anda dengan memahami audien anda anda dapat menyesuaikan gaya penulisan dan bahasa yang tepat untuk mereka.


Penelitian yang mendalam

langkah berikutnya adalah melakukan penelitian menyeluruh tentang topik atau genre yang akan anda tulis pengetahuan yang mendalam tentang subjek buku akan memperkuat argumen atau cerita yang ingin anda sampaikan kepada pembaca Selain itu pastikan anda memeriksa keakuratan informasi untuk menjaga kredibilitas karya.


Menyusun Rangkaian Cerita atau Bab Buku


Bab buku yang terstruktur dengan baik memiliki alur cerita yang jelas dan berurutan Buatlah rangkaian bab atau bagian-bagian yang saling terkait dengan alur cerita atau konten yang anda ingin sampaikan hal ini akan membantu kita menjaga fokus dalam penulisan dan membuat pembaca terus ingin melanjutkan pembaca.


 Membuat Sinopsis

Sebelum memulai menulis keseluruhan buku Buatlah sinopsis atau ringkasan buku yang mencakup inti dari cerita atau argumen kita sinopsis ini akan menjadi panduan untuk menyusun per bab Selain itu sinopsis juga bisa menjadi alat promosi yang kuat untuk meminta penerbit dan pembaca potensial.


 Menyusun Waktu Penulisan yang Konsisten

 Penulisan buku membutuhkan disiplin dan konsistensi tetap kan jadwal penulisan yang realistis dan patuhi jadwal tersebut dengan menulis secara teratur kita dapat mempertahankan ritme kreativitas dan memastikan proyek buku berjalan lancar


Menerima dan Menggunakan Umpan Balik

setelah menyelesaikan draf awal Mintalah umpan balik dari teman keluarga atau rekan penulis terima kritik dengan lapang dada dan digunakan untuk memperbai tersebut untuk memperbaiki dan memperkuat kualitas buku anda/.

 Penyuntingan dan Revisi

 Penyuntingan adalah bagian penting dari proses menulis buku setelah mendapatkan umpan balik lakukan penyuntingan yang menyeluruh untuk memperbaiki tata bahasa terstruktur dan alur cerita lakukan revisi berkali-kali hingga buku mencapai kesempurnaan yang diinginkan.


Dalam menyusun buku secara sistematis adalah kunci keberhasilan dalam menciptakan karya yang memikat pembaca dengan menentukan tujuan melakukan penelitian menyusun alur cerita dan mengikuti proses penulisan yang terstruktur buku akan menjadi karya yang kuat dan menginspirasi Ingatlah bahwa kesabaran dan dedikas. kualitas yang penting dalam perjalanan yang buku tapi hasilnya akan memberikan kepuasan yang tak ternilai.


Tak terasa 2 jam telah kita lalui semoga ilmu yang di berikan oleh KBMN dan team solid membawa berkah bagi kita semua. Aamiin.

SALAM LITERASI, semoga Sukses.







 

Rabu, 02 Agustus 2023

Pahami," Konsep Buku Nonfiksi."


Resume ke :  14
Gelombang : 29
Tanggal :  Rabu,26 Juli 2023
Tema : Konsep Buku Nonfiksi
Narasumber : Musiin, M.Pd
Moderator : Lely Suryani,S.Pd.SD


    Rabu malam yang melelahkan saya masih terus mengikuti Kuliah Online Kelas belajar Menulis Nusantara (KBMN) PGRI gelombang 29. Sebagai seorang guru SD saymemiliki kecintaan pada dunia menulis dan percaya bahwa konsep buku nonfiksi adalah kunci untuk menghasilkan karya yang kuat. Namun, hari ini adalah hari yang sangat sibuk, karena sekolah tengah persiapan Kelompok Kerja Guru (KKG) yang di laksanakan setiap tahun pelajaran baru. " ah, tapi ini kesempatan langka,:saya tetap meyakinkan diri untuk menyimak kuliah online menulis meskipun kesibukan melanda.

    Saat melihat handphone, untaian kata dari moderator, Lely Suryani, menyambut peserta, meskipun tampak sibuk dan lelah , Bu Lely berhasil menunjukan dedikasi dalam menghadirkan acara yang berkesan.

    "Narasumber kita malam ini adalah seorang penulis berbakat, Musiin,M.Pd," Bu Lely sambil memperkenalkan Ibu Musiin sebagai narasumber . "Marilah kita belajar bersama tentang konsep dalam menulis buku nonfiksi." Saya mencoba merangkul suasana yang positif dan bersemangat dari para peserta di group. Namun, pikiran tak dapat terhindar dari tumpukan tugas yang menanti di sekolah.

Sesi pertama dimulai dengan pemahaman tentang buku nonfiksi dan peran penting konsep dalam menghadirkan karya yang bermakna. Meskipun saya mencoba menyimak, pandangan kadang-kadang melayang, terpikirkan oleh rencana -rencana sekolah yang belum selesai. " Bagiamana bisa saya benar-benar fokus ?". 

Namun, saat narasumber mulai berbicara tentang bagaimana menemukan konsep-konsep menarik dalam buku nonfiksi, saya merasa ada sinar kecil yang menarik perhatian.Cerita dan contoh yang di berikan Narasumber berhasil membawa diri terbangun dari keterusan pikiran tentang pekerjaan sekolah, " rasanya saya harus mencatat ini dan mulai menyimak serius,"

Bu Lely suryani sebagai moderator yang cerdas dan tanggap, memberikan pertanyaan -pertanyaan menarik yang mengajak peserta lain berfikir lebih dalam tentang kekuatan konsep dalam penulisan. 

Sesi berikutnya tentang teknik penulisan dan riset menyediakan ilmu yang berharga .

"Yuk, pahami konsep dalam buku nonfiksi merujuk pada gagasan utama atau tema sentral yang membentuk kerangka tulisan . Konsep ini menjadi pijakan ayau panduan yang mengarahkan penulis dalam mengembangkan isi buku non fiksi secara kohesif dan terstruktur, konsep adalah inti dari buku non fiksiyang memberikan makna, fokus dan tujuan bagi karya tersebut , berikut adalah beberapa point penting terkait konsep dalam buku nonfiksi:

1. Identifikasi Tema Sentral :    
    Konsep biasanya berawal dari identifikasi tema sentral atau topik utama yang ingin di bahas dalam buku nonfiksi. Tema bisa berupa isu sosial, pengetahuan ilmiah, sejarah, budaya, atau bahkan pengalaman pribadi penulis. Tema tersebut akan menjadi fondasi konsep yang akan di kemabangkan lebih lanjut.

2. Pengembangan Ide
    Setelah tema sentral diidentifikasi, penulis perlu mengembangkan ide-ide yang relevan dengan konsep. Ini melibatkan penelitian, pengumpulan informasi, dan pemahaman mendalam tentang topik yang akan di bahas. Ide-ide ini akan membentuk inti dari isi buku nonfiksi dan membantu mengdefinikasikan konsep lebih konkret.

3. Menyusun Struktur:
    Konsep membantu dalam menyusun struktur keseluruhan buku nonfiksi, penulis perlu memutuskan bagaimana informasi akan disajikan secara logis dan kronologis. Pengaturan ini akan mengikuti alur konsep sehingga pembaca dapat mengikuti pemahaman secara terarah.

4. Memahami Target Pembaca:
    Konsep dapat membantu penulis memahami siapa target pembaca buku nonfiksi , dengan memahami audiens yang di tuju, penulis dapat memilih sudut pandang, gaya penulisan, dan bahasa yang sesuia untuk mengkomunikasikan konsep dengan efektif.

5. Penekanan pada Informasi Relevan.
    Konsep dapat membantu penulis dalam mengambil keputusan tentang informasi yang relevan dan penting untuk di sajikan dalam buku dan dapat membantu mencegah informasi yang tidak relevn atau redundan dari masuk karya.

6. Menjaga Kepenuhan Konsep
    Selama proses penulisan, penting bagi penulis untuk selala merujuk kembali pada konsep awal. ini membantu menjaga kepujian dan kesatuan dalam buku nonfiksi, sehingga konsepp yang dipilih tetap konsisten dan terjaga.

7. Mengahdirkan perspektif Unik
    Konsep buku nonfiksi juga dapat memberikan penekanan pada perspektif unik atau pendekatan baru terhadap topik yang dibahas. Hal ini dapat membuat buku tersebut menonjol di antara karya-karya sejenis dan memberikan nilai tambah bagi pembaca.

8. Menjaga Ketertarikan Pembaca
    Sebuah konsep yang kuat dapat menjaga ketertarikan pembaca sepanjang buku. Penulis perlu memastikan bahwa setiap bab atau bagian berkontribusi terhadap pengembangan konsep dan menjaga pembaca.

9. Refleksi dan Revisi
    Setelah penulisan selesai,penulis perlu mereflekdsikan kembali , apakah konsep telah terwuud dengan baik dalam buku nonfiksi. Revisi munbgkin di perlukan untuk memastikan bahwa konsep  terpancar jelas dan kuat dalam setiap halaman karya.

   
    Saat diskusi dan tanya jawab narasumber memberikan jawaban yang mendalam dari pertanyaan -pertanyaan untuk menghilangkan rasa penasaran dan memberikan perhatian pada peserta.

Dua jam telah berlalu akhirnya, acara kuliah online berakhir dengan antusias yang tinggi dari semua peserta, saya merasa bersyukur telah menyimak meskipun kesibukan melanda. Saya tau keputusan utuk tetap fokus dalam pelatihan kelas belajar menulis nusantara yang telah membuka pintu bagi lebih banyak inspirasi dalam menulis.

Dengan mengikuti konsep yang baik, penulis dapat menciptakan buku nonfiksi yang terarah, bermakna dan memberikan dampak untuk pembaca. Konsep buku nonfiksi adalah fondasi dari setiap karya  yang sukses , menghubungkan setiap elemen menjadi satu kesatuan yang utuh dan bermakna.

 SALAM LITERASI," sukses untk kita semua dan KBMN PGRI

Senin, 31 Juli 2023

"Keajaiban Kaidah Pantun Dalam Puisi Berima"


Resume : 13
Gelombang : 29
Tanggal 24 juli 2023
Tema : Kaidah Pantun
Narasumber : Miftahul Hadi,S.Pd
Moderator : Gina Dwi Septiani,S.Pd.M.Pd

Quotes
"Pantun adalah seni, mengalun indah, merangkai bahasa, menyentuh hati."

    Pantun memiliki akar yang sangat tua dan telahmelewati perjalanan panjang dalam sejarah sastra Indonesia. Asal -usul pantun tidak dapat dipastikan. Namun, dengan banyak ahli berpedapat bahwa pantun telah ada sejak zaman kerajaan maritim diwilayah Nusantara. Dalam perkembangannya,pantun menjadi bagian integral dari berbagai upacara adat, pertemuan sosial, pernikahan,dan bahkan seni perang. Penggunaan pantun ini menjadi media komunikasi yang efektif dalam menyampaikan pesan dan nasehat,serta menghibur masyarakat.

    Senin adalah awal bagi guru, karyawan, melakukan aktivitas rutin.Pukul 19.00 disaat semua orang akan menghilangkan rasa lelah, Namun, kelelahan akan menjadi hilang bagi seorang pembelajar atau penulis.
Baiklah kali ini kita akan menyimak paparan Kuliah Menulis Online yang akan di sampaikan oleh narasumber kita Bapak Miftahul Hadi,S.Pd dengan moderator Gina Dwi septiani, S.Pd.M.Pd. Tema malam ini "Kaidah Pantun"

Tak kenal maka tak taaruf, yuk kita kenalan dulu dengan Narasumber malam ini, beliau seorang penulis 2 buku solo , 10 buku antologi,Finalis festival Pantun Pendidikan Negeri Serumpun (Kategori Guru) tingkat ASEAN.Seorang Guru Penggerak Angkatan 5,Beliau juga merupakan Alumni KBMN angkatan 17,prestasi yang  sangat menginspiratif. 

    Masih ingatkah pantun-pantun yang tersebar di beberapa wilayah indonesia, menurut suseno(2006) di tapanuli, pantun di kenal dengan ende-ende, din jawa Barat di kenal pula dengan paparikan, kemudian di wilayah jawa masyarakat menganalnya dengan sebutan parikan. Narasumber memaparkan bahwa kita patut bangga karena pantun telah di tetapkan sebagai warisan budaya tak benda secara nasionak pada tahun 2014. menyusul pada tanggal 17 Desember 2014 pantun di tetapkan  sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO pada sesi 15 Intergovermenttal comittee for the safeguarding of the intangible cultural heritage.

    Pantun menurut Renward Branstetter (Suseno, 2006; Setyadiharja, 2018; Setyadiharja, 2020) berasal dari kata “Pan” yang merujuk pada sifat sopan. Dan kata “Tun” yang merujuk pada sifat santun. Kata “Tun” dapat diartikan juga sebagai pepatah dan peribahasa (Hussain, 2019). Pantun berasal dari akar kata “TUN” yang bermakna “baris” atau “deret”. Asal kata Pantun dalam masyarakat Melayu-Minangkabau diartikan sebagai “Panutun”, oleh masyarakat Riau disebut dengan “Tunjuk Ajar” yang berkaitan dengan etika (Mu’jizah, 2019). Pantun termasuk puisi lama yang terdiri dari empat baris atau rangkap, dua baris pertama disebut dengan pembayang atau sampiran, dan dua baris kedua disebut dengan maksud atau isi (Yunos, 1966; Bakar 2020). Selain untuk komunikasi sehari-hari, pantun juga dapat digunakan dalam Sambutan pidato, menyatakan perasaan, lirik lagu, perkenalan maupun berceramah/dakwah. Untuk mengembalikan Marwahnya, pantun memiliki fungsi antara lain Sebagai alat pemelihara bahasa, pantun berperan sebagai penjaga fungsi kata dan kemampuan menjaga alur berfikir. Pantun juga melatih seseorang berfikir tentang makna kata sebelum berujar. Pantun menunjukkan kecepatan seseorang dalam berfikir dan bermain-main dengan kata. Namun demikian, secara umum peran sosial pantun adalah sebagai alat penguat penyampaian pesan.

Berdasarkan definisi diats dapat di simpulkan , mari kenali ciri -ciri pantun

* Satu bait terdiri atas empat baris
* Satu baris terdiri atas empat sampai lima kata
* Satu baris terdiri atas delapan sampai dua belas suku kata
* Bersajak a-b-a-b
* Baris pertama dan kedua disebut sampiran atau pembayang
*Baris ketiga dan keempat disebut isi atau maksud

Sebelum menulis pantun sebaiknya kita pahami kaidah atau struktur kaidah pantun yang harus di perhatikan :

struktur Kaidah Pantun

Kaidah pantun sangat khas dan mengikuti pola yang teratur. Setiap pantun terdiri empat baris dengan pola a-b-a-b. Hal ini berarti, baris pertama dan ketiga memiliki kata akhir yang berima,dan baris kedua dan keempat juga berima,namun berbeda dari berima pada baris pertama dan ketiga. Misalnya, jika baris pertama berima dengan kata"bunga" maka baris kedua akan berima dengan kata yang memiliki suku kata terakhir yang sama "rindu."

Makna dalam Setiap Pantun

Meskipun pantun terlihat sederhana dalam kaidahnya, pesan dan makna yang disampaikan di dalannya dapat sangat beragam. Dalam setiap baris, penulis dapat menyampaikan nasehat bijak, perasaan cinta , ungkapan rasa syukur, kritik sosial, atau refleksi atas kehidupan sehari-hari. Tidak jarangf, pantun juga di gunakan sebagai sarana untuk mengenang sejarah, merayakan keindahan alam, atau mengajak orang untuk bersuka cita. 

Kekuatan pantun terletak pada kemampuannya untuk menampaikan pesan secara sederhana namunbermakna dan demikian pantun mampu mempengaruhi perasaan dan emosi pembaca atau pendengarnya. sama seperti melodi yang indah, pantun mampu memukau hati dan menciptakan kenangan yang tak terlupakan.

Pantun merupakan keajaiban dalam puisi berima yang telah menghiasi sejarah dan budaya Indonesia selama berabad-abad. Dengan kaidahnyayang khas, pantun mampu menyampaikan pesan , nasehat, dan perasaan dengan indah dan penuh makna. Keunikan dan pesona pantun menjadi bagian tak tergantikan dari warisan budaya lisan Indonesia, dan penting bagi kita untuk melestarikannya agar tetap hidup dan memberikan inspirasi bagi generasi mendatang. Sehingga, pantun akan terus mengalun indah dan mengisi jiwa masyarakat Indonesia dalam setiap generasi yang akan datang.

Di pelatihan menulis kami bersama - sama
Kata-kata berpadu, cerita tercipta
kini tiba waktunya berpisah
Kenangan indah, takan hilang terlupa

Pukul 21.00 sudah , ilmu yang sangat bermanfaat telah kami terima, oleh narasumber yang sangat inspiratif, serta moderator yang handal dengan sabar mengumpulkanpertanyaan peserta untuk menghilangkan rasa penasarannya. terimakasih kepada KBMN PGRI SALAM LITERASI , 

sekoga sukses untuk kita semua...


Sabtu, 29 Juli 2023

Panduan Teknik Proofreading Sebelum Menerbitkan Tulisan

 


Resume : 12
Gelombang : 29
Tanggal : 21 Juli 2023
Tema : Proofreading Sebelum Menerbitkan Tulisan
Narasumber Susanto,S.Pd
Moderator: Sim Chung Wei,SP.

    Jumat, 21 Juli 2023,jumat adalah hari yang penuh dengan kegiatan selain pagi mengajar di Sekolah Dasar, kemudian siang Mengajar di Paket C atau setara Sekolah Menengah Atas tetapi bukan suatu alasan untuk mengikuti kegiatan rutin 3 kali dalam satu minggu kegiatan kuliah online di Kelas Belajar Menulis Nusantara PGRI (KBMN).

    Pada kesempatan kali ini kita akan menyimak paparan yang disampaikan oleh Narasumber kita Bapak    Susanto ,S.Pd. dengan nama panggilan PakD Sus, beliau  berprofesi sebagai guru, mengajar di SDN Mardiharjo, kecamatan Purwodadi, kecamatan Musi Rawas, Sumatera Selatan. Beliau Mulai Belajar menulis di KBMN pada gelombang 15 (2020) sebagai proyek antologi pertamanya dengan Ibu Sri Sugiarti yang biasa di panggil Ibu kanjeng, Masih ada beberapa karya buku, termasuk buku antologi dan pernah menjadi editor dan menulis di beberapa media. Bapak Sim Chung Wei sebagai moderator mengatakan " pernahkan membaca karya tulis kemudian kurang sreg, tidak nyaman? Mungkin karena banyak yang typo, atau banyak yang salah ejaan, tau banyak salah pada huruf kapitalnya yang kurang pas," 

    Proofreading adalah proses penting dalam menulis untuk memastikan bahwa tulisan bebas dari kesalahan ejaan, tata bahasa dan kesalahan penulisan lainnya. Dengan melakukan proofreading sebelum menyebarluaskan atau mempublikasikan tulisan, kita dapat memastikan kualitas tulisan yang lebih tinggi dan meningkatkan kesan profesionalisme. Perlu di ingat bahwa, tulisan adalah jendela pikiran penulis, dan  menerbitkan tulisan yang berkualitas adalah  impian  setiap penulis. Namun, seringkali kesalahan ejaan, tata bahasa yang buruk, dan   kelalaian  kecil lainnya  dapat merusak kesan  profesionalisme dari karya  kita. oleh  karena itu, proses profreading sbelum menerbitkan tulisan menjadi tahap penting yang tidak boleh diabaikan.Nah, jadi penasaran, Bagaimana teknik proofreading yang efektif untuk menyempurnakan  kualitas tulisan sebelum kita terbitkan?.

1. Pisahkan Proses Menulis dan Proofreading:

    Sangat penting untuk memisahkan proses menulis dan proofreading, Ketika menulis, biarkan kata-kata mengalir tanpa interupsi dan hindari mengoreksi kesalahan kecil. Fokuslah pada mengembangkan ide dan menyampaikan pesan . Setelah menyelesaikan tulisan, baru mulailah proses proofreading dengan pikiran yang segar dan objektif.

2. Gunakan Alat Bantu Proofreading untuk mengoreksi tulisan:

    Teknologi telah membawa kita berbagai alat bantu proofreading yang dapat membantu mengidentifikasi kesalahan ejaan, tata bahasa, dan gaya penulisan. Meskipun alat ini sangat membantu, tetapi jangan mengandalkan sepenuhnya, tetaplah mengandalkan kemampuan proofreading secara manual.

3. Baca Lebih Dari Satu Kali (untuk melakukan proofreading naskah sendiri)Self Editing:

    Proofreading yang efektiof melibatkan membaca  tulisan lebih dari sekali. Bacalah sekali untuk kesalahan ejaan , tata bahasa , lalu baca lagi tulisan untuk mengidentifikasi potensi perbaikan struktural kalimat, konsisten, dan kelancaran tulisan.

4.Verifikasi Konsisten Gaya Penulisan:

    Saat menulis, tulisan yang lebih panjang atau dalam proyek kolaboratif, konsisten gaya penulisan menjadi penting. Pastikan bahwa kita dapat menggunakan gaya penulisan yang konsisten sepanjang tulisan. Perhatikan penggunaan kapitalisasi, pemilihan kata, dan format lainnya yang harus seragam.

5. Fokus Pada Kesalahan Umum:
 
    Selalu perhatikan kesalahan umum yang sering terjadi dalam penulisan. Beberapa contoh kesalahan ini termasuk penggunaan kata "sangat amat" merupakan kata pemborosan . Lebih baik membuat daftar kesalahn umum , periksa secara khusus untuk kesalahan -kesalahan lain.

6. Beristirahatlah Sejenak :

Setelah menyelesaikan proses proofreading, beristirahatlah sejenak sebelum melihat tulisan, sekali lagi,istirahat sejenak akan membantu kita mendapatkan perspektif yang lebih segar sebelum menerbitkan buku atau mempublikasikan tulisan.

Alhamdulillah, 2 jam sudah kita lewati, semoga ilmu yang kami terima malam ini menjadi  bermanfaat,  serta  keseruan dari pertanyaan yang di utarakan para peserta kelas belajar menulis secara daring, menambah semangat mengikuti materi -materi berikutnya.

    Dengan mengikuti panduan teknik proofreading di atas, kita dapat meningkatkan kualitas tulisan sebelum mempublikasikan. Penting untuk memberikan perhatian khusus pada kesalahan ejaan, tata bahasa, konsisten gaya penulisan, dan kebenaran informasi sebelum tulisan kita dibagikan dengan pembaca. Proofreading adalah langkah kritis untuk memastikan pesan yang disampaikan dengan jelas dan efektif kepada audiens.

SALAM LITERASI, sukses untuk kita semua, 
Semoga KBMN  semakin Jaya!

" Strategi Merancang Buku Ajar yang Efektif,"

  Resume ke 22 Gelombang 29 Tanggal : Senin, 14 Agustus 2023 Tema : Menulis Buku Ajar Narasumber : Dr.Mudafiatun Isriyah,M.Pd Moderator : Si...